Haloooo Taufik!
Semoga #EmailCurhatBisnis ini menemui Anda dalam keadaan sehat wal'afiat, makin semangat membangun bisnisnya, biar bisa bawa manfaat ke semakin banyak orang, aamiin ^_^
Materi episode ini sungguh "agak" panjang ^_^
Siapkan diri Anda untuk menyelam ke dalam ceritanya, karena ini adalah cerita nyata yang Anda bisa ambil hikmahnya supaya Anda ngga ikut kehilangan uang MILYARAN! ^_^
Info Penting: MBM 2.0 dijadwalkan meluncur akhir Februari ini... Semoga pola bisnis teruji di MBM 2.0 bisa menularkan kesuksesan buat Anda juga.. doakan persiapannya lancarrrr yaa.. aamiin ^_^ Intip:AnuanWOW.com
#EmailCurhatBisnis Episode 23
Dear Bang Motty
Assalamu'alaikum Bang Mott, perkenalkan saya Dani.
Langsung aja ya Bang,..
Begini, Saya punya kenalan akrab, sudah kenal belasan tahun, kami begitu akrab sampai2 sudah seperti saudara, saya sudah mengganggap dia sebagai kakak, kami saling terbuka dan suka saling bantu jika kami mempunyai masalah. Setelah dia menikah hubungan kami tetap baik sama sekali ga berubah, bahkan dengan suaminya pun akrab dan bisa mengerti akan ke akraban kami.
Namun kondisi sekarang berbeda, setelah kami memutuskan untuk membuka usaha kuliner bersama, kami tinggal satu atap. (Saya sadar betul seharusnya ini tidak boleh), meskipun kakak angkat saya dan suaminya mengizinkan atas dasar kesepakatan di awal. Saya tau saya salah...
Niat saya di awal adalah belajar bisnis dan ingin membantu mereka, saya memutuskan untuk membuka kuliner bersama karena kakak angkat saya ini punya resep masakan yg #Ngangenin (istilah mas @JayaYEA) dan karena saya juga jebolan Karyawan restoran, saya punya resep yg saya dapat sewaktu kerja di restoran tsb. Akhirnya kami mengkombinasikan 2 resep ini dalam satu bisnis.
Karena kakak angkat dan suaminya ini tidak punya modal, maka saya putuskan saya yg memodali semuanya, sampai saya sendiri yg terjun langsung dilapangan (berjualan). Dengan bekal ilmu2 selling yg pernah dipelajari dulu sebelum resign saya sudah suka sekali dengan yang namanya bisnis, ikut seminar juga baca buku termasuk buku Bang Motty "Kicauan si Burung Zuper". :D
Nah, Sekitar 3 bulan yg lalu, akhirnya dibukalah usaha kuliner ini. Konsep yg kami hadirkan di bisnis ini sangat berbeda, hampir semua ide yg diterapkan berasal dari saya, dan sekali lagi saya jelaskan bahwa ide resep kuliner yg paling banyak adalah dari kakak saya ini (Konten : kakak dan Konteks : Saya) Kami mengerjakan bersama2, masak bareng, makan bareng dalam satu keluarga ini. Dan dalam waktu sesingkat itu usaha ini cukup ramai, pelanggan sudah mulai banyak juga omzet meningkat.
Namun akhir2 ini hubungan kami kurang baik, keuangan bisnis seluruhnya saya yg pegang karena kakak saya menolak untuk megang. Setiap profit yg didapat kita bagi 70/30. Saya 70 kakak saya 30. Mereka menyetujui karena memang modal awal seluruhnya dari saya.
Entah apa yg menyebabkan hubungan kita sekarang jadi renggang, kami tinggal seatap namun jarang berkomunikasi, setiap saya ngajak ngobrol dia jawab seperlunya, ga pernah lagi bercanda seperti sebelum buka bisnis.
Beberapa hari yg lalu suaminya diskusi dengan saya, dia mengatakan bahwa "kenapa ya hubungan kita yg dulu baik sekarang jadi renggang..? Apa gara2 bisnis ini.??" Terus terang goal kami berbeda. Saya punya target2 tertulis jelas,sedangkan kakak dan suaminya tidak, yg mereka tau ya jualan saja... Ga perlu muluk2.
Kami sering beda pendapat memang soal ini. Dan bs dibilang ini juga pemicu retaknya hubungan kami. (Ego saya tinggi, merasa paling tau soal bisnis, karena merasa saya yg terjun langsung dilapangan).
Tempo hari kami berinisiatif untuk saling mandiri, suami kakak saya ini menyarankan utk tetap buka, namun tidak lagi satu atap dan saya sepakat dengan hal ini, demi hubungan baik seperti dulu. Pertanyaannya:
1. Apa yang harus saya lakukan agar hububgan kami kembali seperti dulu Bang Mott ??
2. Apa saya harus meneruskan bisnis ini sendiri? Sedangkan saya belum menguasai sepenuhnya.. Atau saya serahkan sepenuhnya ke kakak saya ini?
3. Perlukah saya memulai bisnis baru, menjalani bisnis online seperti dulu?
4. Apakah target2 dan impian saya dalam bisnis ini harus saya rubah lagi?
Mohon kasih saran ya Bang Mott... Aseli bimbang bukan kepalang.. :(
Terimakasih sebelumnya...
Wassalamu'alaikum...
Masukan Bang Motty
Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh...
Thankyou MILYARAN buat pertanyaannya yang bagus ini, pertanyaan yang muncul karena sudah #EKSYEN, cakep nih ^_^
Sebelumnya, tolong ingat ini: bisnis datang dan pergi, utamakan hubungan baik ^_^
Menjawab pertanyaannya Dani:
1. Ada yang "tak terkatakan"
Bang Motty lihat, ada yang "tidak terkatakan" dalam hubungan ini.
Kemungkinan besar ada suatu kejadian/perkataan yang lalu, yang menyebabkan kondisi yang sekarang.
Yang perlu dilakukan adalah: bicara, dengan hati yang tulus. Bicara dengan tujuan: mencapai kebaikan bersama.
Memang dalam kondisi ini, perasaan hati jadi campur aduk. Tapi tenangkan diri, hanya perlu duduk bersama dan bicara secara terbuka.
Dan ingat, semua harus berpikiran untuk kebaikan bersama, dan juga berpikir jangka panjang.
Cukup sampaikan ke suaminya, "Bang, saya mohon maaf sebelumnya kalau saya punya salah, tapi beneran saya ngga tahu kalaupun saya salah, salah saya dimana… mohon saya minta waktu untuk bicara dengan Abang dan istri bertiga secara terbuka, supaya semua bisa kembali seperti semula."
Kemudian, buka pembicaraan dengan mengingatkan kembali visi bersama.
Untuk merenggangkan hubungan, terkadang mengingat hari pertama saat memulai akan membuat semua menjadi erat kembali.
Lalu, apapun perihal yang terungkap dan akhirnya terkatakan, temukan solusinya bersama. Dengan hati terbuka tentunya ^_^
2. Jalan bersama, lebih cepat sampai
Tergantung hasil dari pembicaraan kalian.
Bang Motty sarankan: pecahkan hal yang "tak terkatakan" tadi, lalu gandeng erat maju bersama lagi.
Karena jalan sendiri kita pasti sampai, tapi jalan bersama kita lebih cepat sampai.. kebayang ^_^
Akan butuh waktu kita mempelajari suatu keahlian atau pengalaman melakukan sesuatu.
Jelas: kolaborasi itu penting.
3. Perlukah saya Sekolah TK lagi?
Memulai bisnis dari mula lagi, itu seperti memulai sekolah TK lagi…
Lebih baik yang sudah ada di evaluasi, lalu ditingkatkan supaya jadi jauh lebih baik lagi.
Ingat: setiap bisnis punya tantangan.
Salah satu tugas kita yang ingin memiliki bisnis yang besar adalah: belajar menerima bahwa akan selalu ada tantangan.
Kemudian untuk FOKUS pada SOLUSI nya, bukan sama MASALAHNYA. ^_^
4. Ubah caranya, bukan Impian/Targetnya
Membuat Impian atau Target itu ngga sebentar, dan kalau sudah klop di hati, pegang terus sampai tercapai.
Ketahui bahwa untuk mencapainya, akan datang tantangan. Juga, untuk mencapainya bisa 1001 jalan.
Ingat: Ada 1000 jalan ke ciamis (eh, apa ke Roma ya? ^_^ muehehe).
Pegang terus target dan impian Anda, kalaupun ada yang mau diubah: UBAH CARA MENCAPAINYA.
Misal: dengan lebih sabar, dengan lebih semangat, dengan lebih bicara terbuka, dengan lebih amanah, dll
5. Ikhlas Kehilangan Uang MILYARAN
Bang Motty punya pengalaman pahit.. Hilang 5 Milyar ^_^
Kondisinya kurang lebih seperti Dani ini, tentang permasalahan antara pihak yang bekerja sama.
Apakah kehilangan 5 M ngga pusing?
Orang gila aja akan pusing, apalagi orang normal.. muehehe ^_^
Tapi saat itu, Bang Motty sudah bicara dengan terbuka dan amanah. Untuk menemukan titik temu antar pihak.
Dan Alhamdulillah, tidak ada titik temu di bagian pertama meeting.. muehehe.
Si partner ngotot, bahwa tidak ada uang 5 M yang perlu diserahkan.
Sedangkan waktu itu Bang Motty sudah ajak serta saksi ahli (yang juga dihormati oleh si partner), tapi mungkin ilmunya belum sampai sana.
Jelas kan kenapa di episode lalu Bang Motty bilang: cari partner yang levelnya mirip kita.
Anda kebayang kenapa?
Ya, karena kalo ngga se level, bisa jadi masalah ke depannya.
Eh, tapi kalo orangnya amanah sih ngga papa. Kalo orangnya ngga mau dengerin orang ini yang repot. Muehehe…
Alhasil, Bang Motty mengalah, mengikuti apa yang si partner sampaikan.
Bang Motty ikhlaskan 5 M melayang. Alhamdulillah, uang sekolah ^_^
Apa yang membuat Bang Motty mengikhlaskan?
Awalnya ngga mudah, beneran ngga mudah..
Tidur ngga nyenyak, makan ngga nikmat…
Bang Motty pelan-pelan resapi ... "Ini maksudnya apa ya ALLAH?"
Kemudian suatu hari, hati langsung tenang.
Ada ilham masuk.
Bang Motty tiba-tiba tersadar, "Astaghfirullah..." otomatis minta ampunan.
Apa yang Bang Motty sadari?
Saat itu Bang Motty akhirnya sadari (mungkin sebelum2nya belum sadar karena pikiran dan hati lagi kusut mikirin masalahnya).
Bahwa: semua datang dari ALLAH, dan semua yang pergi di ambil ALLAH.
Bagaimana mungkin hamba yang hina ini mempertanyakan kuasa Sang Maha Kuasa?
Saat itu pula Bang Motty berucap, "Astaghfirullah… aku ridho ya ALLAH, atas apa yang ENGKAU tetapkan atas hidupku..." :")
Haduh… netes airmata barusan :")
Rezeki ngga akan tertukar, pernah dengar pesan itu?
Dan semua mahluk sudah ditetapkan rezekinya, ngga akan meleset!
Alhamdulillah, sekarang semakin jelas. Bahwa memang kejadian hilang 5 M itu adalah berkah!
Mungkin Anda bingung kok hilang milyaran jadi berkah?
Nah…
Bang Motty sengaja mau bikin Anda penasaran! Muehehe ^_^
Karena #EmailCurhatBisnis nya udah panjang banget, tolong ingatkan Bang Motty utk menceritakan kenapa ini jadi berkah ya ^_^
Akan Bang Motty sampaikan di episode lain, insyaALLAH.
Demikian #EmailCurhatBisnis kali ini, sampe ketemu di episode berikutnya ^_^
Baca baik2, Resapi, Ambil Hikmahnya, kemudian #EKSYEN bertubi-tubi lagi di bisnis Anda!
See you in the MILYARAN!
Bang Motty ~ @MotivaTweet
Kompor Entrepreneur #UdahResignAja







0 comments:
Post a Comment